Article
Proses Masuknya Informasi Ke Pikiran Bawah Sadar
By: Yan Nurindra, Posted: 28 January 2009
Dalam kehidupan riel, kita berhubungan dengan dunia luar melalui data yang terdiri dari (1). Visual (pandangan) (2). Audio (suara) (3). Kinestetik (rasa) (4). Gustatori (rasa pengecapan) (5). Olfaktori (bau). Secara sederhana Panca Indera adalah pintu masuk dari data ini memasuki diri kita.
Seluruh data tidak akan langsung masuk ke Pikiran Bawah Sadar, tetapi diproses terlebih dahulu oleh suatu perangkat yang berfungsi sebagai penyaring, yaitu Critical Area. Di beberapa literatur sering juga perangkat ini disebut sebagai RAS (Reticular Activating System). Walaupun sedikit berbeda, akan tetapi secara sederhana dapat dianggap memiliki fungsi yang sama. Berikutnya untuk mempermudah kita namakan saja perangkat ini sebagai Filter Pikiran Bawah Sadar.
Sesuai dengan fungsinya, maka Filter ini akan menyaring data yang masuk dari dunia luar, melalui mekanisme penyaringan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain : fokus, minat, nilai etika & moral, dan keaktifan dari Pikiran Sadar.
Sebagai ilustrasi, jika seseorang yang kita kagumi berbicara, misalkan seorang tokoh bisnis, maka kita akan menjadi sangat fokus, dimana pada saat fokus inilah Filter Pikiran Bawah Sadar akan lebih terbuka, sehingga seluruh informasi yang disampaikan akan cenderung lebih mudah memasuki diri kita, terlepas apakah informasi tersebut benar atau salah.
Contoh lainnya adalah saat kita mengendarai mobil dan menunggu giliran lampu merah, maka secara rileks mungkin mata kita memandang sekeliling. Pada saat inilah citra (image) seluruh benda yang kita pandang akan cenderung lebih mudah untuk memasuki Pikiran Bawah Sadar, termasuk papan iklan yang mungkin menawarkan berbagai produk.
Kondisi pada saat Filter Pikiran Bawah Sadar berkurang keaktifannya disebut juga sebagai keadaan Hipnosa, atau Hypnos. Dimana selanjutnya akan kita sadari bahwa keadaan Hipnosa merupakan keadaan alamiah kita sehari-hari, atau dengan kata lain kita sangat sering keluar dan masuk kondisi Hipnosa ini.
Dalam Formal Hypnosis (Genuine Hypnosis), keterampilan seorang Hypnotist adalah membuat Filter orang lain menjadi berkurang keaktifannya, sehingga sugesti akan lebih mudah memasuki Pikiran Bawah Sadar yang bersangkutan, atau dengan kata lain seorang Hypnotist trampil untuk membawa seseorang ke kondisi Hipnosa.
Teknik yang diterapkan oleh seorang Hypnotist dalam mempengaruhi Filter orang lain adalah melalui komunikasi yang sangat persuasif, baik secara verbal maupun non verbal.
-
Proses Masuknya Informasi Ke Pikiran Bawah Sadar
Dalam kehidupan riel, kita berhubungan dengan dunia luar melalui data yang ...selengkapnya -
Hypnotisability
Hypnotisability dapat diartikan secara bebas sebagai "kemampuan untuk dapat ...selengkapnya -
Apakah NLP Itu ?
NLP adalah singkatan dari Neuro Linguistic Programming, suatu pengetahuan yang ...selengkapnya -
Mekanisme Di Balik Pikiran & Tindakan Manusia
Pada acara hipnotis panggung (entertainment hypnosis), acapkali mempertunjukkan ...selengkapnya -
Presuppositions of NLP
Dalam NLP dikenal istilah Presupposition atau dapat diartikan secara bebas ...selengkapnya -
Meng-"Crack" Struktur "Perilaku Proses Pembelian Dengan NLP"
Siang tadi saya ke sebuah Mall yang konon terbesar di Indonesia yang terletak ...selengkapnya -
Hipnoterapi vs "Hipnoterapi"
Seorang kawan dari Malang kemarin main ke rumah saya dan minta bantuan untuk ...selengkapnya





.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
_1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)